
Di sela-sela The MarkPlus Festival kemarin, Ditlantas Polda Jatim-Satlantas Polwiltabes Surabaya membuka stan perpanjangan SIM serta pembayaran pajak STNK. Stan tersebut pun laris manis diserbu peserta dan warga sekitar Hotel Shangri-La. Bahkan, karyawan hotel ikut nimbrung.
Michael Widiatmoko, misalnya. Karyawan bagian costumer service itu mendatangi stan STNK saat sedang sepi. Dia ingin melakukan balik nama kendaraan roda duanya. ''Wah, maaf, kalau balik nama, harus di kantor Samsat. Di sini cuma untuk perpanjangan dan pembayaran pajak,'' jelas Brigadir Azza Elfiana.
Bukan hanya itu, peserta MarkPlus Festival juga memperpanjang SIM. Salah satunya, Jenny Poespita. Anggota MarkPlus Club Surabaya tersebut mengaku sangat terbantu oleh adanya stan SIM. ''Mumpung sudah mati, jadi sekalian saja,'' ujarnya.
Sejak kapan SIM-nya mati? Jenny menolak menjawab. ''Ada deh pokoknya. Sudah lewat lama soalnya,'' katanya.
Sejak pukul 09.00 hingga 17.00, tujuh orang membayar pajak STNK. Asiyah Muhartin, petugas Dinas Pendapatan Daerah, menyatakan, sebenarnya jumlah itu bisa lebih banyak.
Yang mengurus SIM lebih banyak. Selama sehari penuh kemarin, Satlantas Polwiltabes menerima 49 pengajuan SIM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar