Tampilkan postingan dengan label Hermawan Kertajaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hermawan Kertajaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juli 2008

Stan Polisi di MarkPlus Festival


Di sela-sela The MarkPlus Festival kemarin, Ditlantas Polda Jatim-Satlantas Polwiltabes Surabaya membuka stan perpanjangan SIM serta pembayaran pajak STNK. Stan tersebut pun laris manis diserbu peserta dan warga sekitar Hotel Shangri-La. Bahkan, karyawan hotel ikut nimbrung.

Michael Widiatmoko, misalnya. Karyawan bagian costumer service itu mendatangi stan STNK saat sedang sepi. Dia ingin melakukan balik nama kendaraan roda duanya. ''Wah, maaf, kalau balik nama, harus di kantor Samsat. Di sini cuma untuk perpanjangan dan pembayaran pajak,'' jelas Brigadir Azza Elfiana.

Bukan hanya itu, peserta MarkPlus Festival juga memperpanjang SIM. Salah satunya, Jenny Poespita. Anggota MarkPlus Club Surabaya tersebut mengaku sangat terbantu oleh adanya stan SIM. ''Mumpung sudah mati, jadi sekalian saja,'' ujarnya.

Sejak kapan SIM-nya mati? Jenny menolak menjawab. ''Ada deh pokoknya. Sudah lewat lama soalnya,'' katanya.

Sejak pukul 09.00 hingga 17.00, tujuh orang membayar pajak STNK. Asiyah Muhartin, petugas Dinas Pendapatan Daerah, menyatakan, sebenarnya jumlah itu bisa lebih banyak.

Yang mengurus SIM lebih banyak. Selama sehari penuh kemarin, Satlantas Polwiltabes menerima 49 pengajuan SIM.

Brand Surabaya yang Mendunia

Kemarin pagi, diserahkan pula Surabaya Brand Award. Yakni, penghargaan untuk brand Surabaya yang telah banyak dikenal sesuai kategorinya. Untuk menentukan, ada lima juri yang terlibat. Yakni, Nany Wijaya (direktur Jawa Pos), Daniel M. Rosyid (Indonesian Marketing Association Jatim), Errol Yonathan (direktur operasional Suara Surabaya Media), Tanadi Santoso (MarkPlus Club), serta Hermawan Kartajaya (MarkPlus Inc).

Ada sepuluh brand yang meraih penghargaan kategori lokal. Yakni, Wong Hang Distinguished Taylor, Biskuit UBM, Lem Rajawali, Jamu IBOE, Minyak Goreng Ikan Dorang, Haryono Tour and Travel, Hartono Elektronik, Kerupuk Udang Finna, Cat Emco, serta air minum dalam kemasan Club.

Sementara itu, untuk kategori nasional, terdapat sembilan brand. Yakni, Wismilak, Viva Kosmetik, So Klin, Khong Guan Biscuit, Kapal Api, Excelso Multi Rasa, Avia Paints, Herocyn, dan Asia Tile. Kemudian, dua brand yang berkategori internasional adalah Dji Sam Soe dan Maxim

JawaPos - Metropolis - 11 Juli 2008 - hal29

Selasa, 01 Juli 2008

Hermawan Kertajaya Penasehat Ahli Kapolri

Radar Surabaya - 2 Juli 2008.
Hermawan Kertajaya menulis bahwa beliau merupakan
salah satu dari 12 orang Penasehat Ahli Kapolri.

Artikel di Radar Surabaya tersebut menceritakan
pengalaman Pak Hermawan yang hadir di acara
Hari Bhayangkara ke-62, yang di hadiri Bpk. SBY.

Hermawan Kertajaya = Marketing
Kapolri = Polisi

Apa hubungannya ya antara Marketing & Polisi ?

Ternyata Polisi juga perlu Marketing.

Hasilnya ?
Bisa dilihat di posting berikutnya deh.

Juri Abang None

Hermawan Kertajaya pernah menjadi juri 5 kali
berturut-turut pada pemilihan Abang dan None Jakarta.

Awalnya bingung banget.

Apa hubungannya Hermawan Kertajaya dan Abang None ?

Setelah membaca lebih lanjut, baru sadar deh kalau
ternyata Abang None ternyata juga punya tugas "Marketing";
"menjual" Jakarta.